Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Fml deklarasikan Aksi Jilid III Tuntut Kejagung Ambil Alih Kasus dan Bongkar Korupsi Pantai Kalianda

99
×

Fml deklarasikan Aksi Jilid III Tuntut Kejagung Ambil Alih Kasus dan Bongkar Korupsi Pantai Kalianda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, 27 November 2025 — Forum Muda Lampung (FML) hari ini menggelar konferensi pers di Jakarta untuk mengumumkan langkah hukum lanjutan mereka terkait dugaan korupsi pada proyek-proyek infrastruktur di bawah Balai Besar Way Sekampung.
‎Sekretaris Jenderal FML, M Iqbal Farochi, secara tegas menyatakan FML akan melancarkan Aksi Jilid III dan melaporkan dugaan penyimpangan baru di Kejaksaan Agung RI pada Jumat, 28 November 2025.

‎”Rekan-rekan media sekalian, Forum Muda Lampung hari ini untuk menyatakan bahwa perjuangan kami membongkar praktik kotor di lingkungan Balai Besar Way Sekampung belum berakhir. Kami menyambut baik proses atas laporan kami sebelumnya mengenai dugaan korupsi Proyek Irigasi Gantung Mesuji yang mandek di kejati lampung. Namun, berdasarkan kewajiban moral dan tugas pengawasan publik, kami menduga praktik penyimpangan tata kelola anggaran ini juga terjadi pada paket pekerjaan lainnya di bawah SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Mesuji Sekampung.”

‎”Pada Jumat, 28 November 2025 kami akan mendatangi Kejagung RI untuk mengajukan laporan baru terkait dugaan penyimpangan dan ketidaksesuaian spesifikasi pada Proyek Pengamanan Pantai Kalianda di Kabupaten Lampung Selatan. Proyek ini dikelola oleh SNVT PJSA Mesuji Sekampung dan mencakup tahun anggaran 2023 hingga 2025.”
‎”Kami telah mengidentifikasi setidaknya lima paket pekerjaan Pengamanan Pantai Kalianda (Pantai Canti, Pantai Banding, dan Pantai Kunjir) dengan total nilai kontrak yang fantastis.

‎”Berdasarkan survei dan uji petik yang dilakukan tim investigasi kami di lokasi proyek, kami menemukan indikasi kuat adanya ketidaksesuaian substansial antara realisasi pengerjaan dengan spesifikasi kontrak. Terdapat dugaan penggunaan material yang tidak memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan, indikasi kekurangan kuantitas volume pekerjaan, dan yang paling fatal, kami menduga terdapat kegagalan fungsional dari infrastruktur yang dibangun dalam melindungi pantai sesuai tujuannya.”

‎”Oleh karena itu, dalam aksi yang akan di gelar besok kami akan menuntut Pimpinan Jaksa Agung RI untuk:
‎1. Segera Ambil Alih Laporan Dugaan kasus korupsi yang terjadi pada pembangunan irigasi gantung mesuji yang sudah kami laporkan pada tanggal 30 Oktober 2025.
‎2. Memanggil dan Memeriksa seluruh pihak yang terlibat, termasuk Pejabat SNVT, Kontraktor Pelaksana, dan Konsultan Supervisi.
‎3. Memastikan Perhitungan Kerugian Negara dilakukan secara akurat jika terbukti adanya kekurangan kualitas dan kuantitas pekerjaan.”



‎”Kami percaya bahwa Kejaksaan Agung RI memiliki komitmen dan kewenangan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi skala besar ini. Kami siap memberikan data pendukung tambahan dan bersinergi demi penegakan hukum yang bersih. Kami berharap Bapak Jaksa Agung segera menindaklanjuti laporan ini,” tutup M Iqbal Farochi.(Rls)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *