Bali, – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang membahas program kerja tahun 2026 serta penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Rapat digelar di Hyatt Regency Bali, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (13/2/2026).
Rapat ini merupakan pertemuan perdana jajaran pengurus APPSI setelah Musyawarah Nasional (Munas) VII APPSI yang digelar pada 23 Oktober 2025 di Jakarta, sekaligus tindak lanjut pengukuhan pengurus masa bakti 2025–2029 pada 10 November 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain membahas agenda kerja 2026, para pengurus melakukan pencermatan terhadap AD/ART sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan adaptasi organisasi terhadap dinamika pemerintahan serta kebutuhan daerah.
Ketua Umum APPSI Rudy Mas’ud menegaskan komitmen seluruh pengurus untuk membangun organisasi yang lebih adaptif, solid, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Seluruh pengurus memiliki komitmen bersama untuk membangun APPSI sebagai organisasi yang lebih kuat dan responsif terhadap dinamika pemerintahan dan kebutuhan daerah,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, APPSI tengah menyiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) guna menyempurnakan AD/ART. Menurutnya, identitas organisasi yang tidak mengalami perubahan sejak 2015 perlu diperbarui agar lebih relevan dan visioner.
“Identitas organisasi belum berubah sejak 2015. Karena itu, kita membutuhkan landasan konstitusi yang lebih adaptif dan visioner,” jelasnya.
Dalam implementasi program, APPSI akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) setiap tahun untuk mengevaluasi program serta menetapkan prioritas kerja berikutnya. Organisasi ini juga memfasilitasi pertemuan rutin para gubernur dengan Presiden dan menteri terkait sebagai upaya menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah.
Pada 2026, APPSI menjadwalkan lima Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta, Maluku, dan Kalimantan Tengah yang membahas optimalisasi APBD, Dana Bagi Hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan sektor pertanian dan energi nasional.
Selain itu, direncanakan kegiatan orientasi pemerintahan di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur, serta dua lokakarya yang membahas pemberdayaan UMKM dan strategi menarik investasi berbasis penciptaan lapangan kerja di daerah.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan seluruh daerah sepakat memperjuangkan program bersama pemerintah pusat melalui wadah APPSI.
“Program-program daerah akan kita perjuangkan bersama melalui APPSI dan bersinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antarpemerintah provinsi menjadi kunci memperkuat posisi daerah di tingkat nasional.
Menurutnya, forum APPSI harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyelaraskan kebijakan, bertukar praktik terbaik, serta membangun komitmen bersama dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Kami memandang APPSI sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan solidaritas antarprovinsi, dan memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat daerah,” pungkas Gubernur Mirza.
(Rls)
















