BANDAR LAMPUNG ,— Ratusan jurnalis dari berbagai organisasi profesi, perusahaan media, forum dan komunitas wartawan bertemu dengan Pemerintah Provinsi Lampung di Ruang Abung, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas persoalan akses dan komunikasi antara wartawan dengan lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya terkait adanya pembatasan peliputan pada sejumlah agenda Gubernur Lampung.
Ketua Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung, Abung Mamasa, menyampaikan aspirasi para jurnalis agar hubungan pers dan pemerintah tetap berjalan secara terbuka, profesional dan saling menghormati.
Dalam pertemuan itu, Pemprov Lampung menyampaikan permohonan maaf atas persoalan yang terjadi. Namun, para jurnalis meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada permintaan maaf, melainkan ditindaklanjuti dengan evaluasi terhadap pola komunikasi dan mekanisme peliputan.
Para jurnalis juga menegaskan bahwa akses terhadap kegiatan kepala daerah merupakan bagian penting dari kerja jurnalistik dan perlu diberikan secara adil kepada seluruh media.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif. Kedua pihak sepakat menjaga komunikasi dan membangun hubungan kemitraan yang lebih baik, sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.
Inti pertemuan tersebut adalah memastikan tidak ada lagi tindakan yang menghambat kerja jurnalistik, sekaligus memperkuat komunikasi antara Pemprov Lampung dan insan pers dalam menjalankan fungsi masing-masing.(R/k)
















