Lampung Timur ,— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Sabtu (24/10/2026).
Gubernur Mirza menegaskan percepatan pemadaman harus dilakukan secara terpadu. Sekitar 360 personel gabungan dikerahkan dengan dukungan helikopter water bombing, pompa, selang panjang, dan Operasi Modifikasi Cuaca.
Menurut Mirza, petugas mampu memadamkan sekitar lima hektare area per hari. Namun, lahan gambut, angin kencang, dan keterbatasan sumber air menjadi kendala di lapangan.
Sementara itu, BNPB mencatat 110 titik api di Provinsi Lampung berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 06.44 WIB, dengan sekitar 68 hektare area dilaporkan masih terbakar.
Selain pemadaman, Pemprov Lampung akan memeriksa kesehatan warga yang terdampak asap, terutama terkait gangguan pernapasan dan kondisi paru-paru.
Pemerintah juga mengevaluasi penyebab kebakaran bersama aparat terkait serta mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah kebakaran berulang dan melindungi ekosistem TNWK. (R/L)
















