Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Bicara soal Mundur dari Pengurus Golkar, Nusron: Tanya Bahlil

43
×

Bicara soal Mundur dari Pengurus Golkar, Nusron: Tanya Bahlil

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA,-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memilih irit bicara mengenai keputusannya mundur dari kepengurusan DPP Partai Golkar.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait alasan pengunduran dirinya, Nusron justru meminta agar pertanyaan tersebut ditujukan kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Example 300x600

Nusron mengatakan, keputusan tersebut telah dibicarakan bersama Bahlil sejak tahun lalu.

“Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum. Kami sudah pernah diskusi masalah itu lama,” kata Nusron, Senin (21/9/2026).

Ketika kembali ditanya apakah pengunduran dirinya berkaitan dengan keinginan untuk lebih fokus menjalankan tugas sebagai menteri, Nusron tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia kemudian memilih meninggalkan lokasi saat wartawan kembali meminta keterangannya.

“Kan udah tak jawab,” ujar Nusron singkat.

Sarmuji Benarkan Nusron Mundur dari Kepengurusan

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan bahwa Nusron telah mengundurkan diri dari kepengurusan partai.

Menurut Sarmuji, keputusan tersebut telah disampaikan Nusron secara langsung kepada Bahlil. Pengunduran diri itu disebut telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.
“Iya. Sudah lama. Seingat saya lebih dari enam bulan lalu. Pak Nusron menemui langsung Ketua Umum,” kata Sarmuji kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).

Sarmuji mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan Nusron memilih mundur dari struktur kepengurusan DPP Partai Golkar.
Meski demikian, ia memastikan Nusron tetap berstatus sebagai kader Partai Golkar.

“Iya beliau tetap menjadi anggota Golkar,” ujar Sarmuji.

Sebelumnya, Nusron tercatat sebagai salah satu pengurus DPP Partai Golkar periode 2024–2029 di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia. Dalam struktur tersebut, Nusron menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.

(R/L)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *