JAKARTA,–Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta para pemimpin di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berani menegakkan disiplin dan menindak setiap bentuk pelanggaran.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan pemimpin dalam membangun profesionalisme institusi.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, sebagaimana dikutip pada Jumat (18/9/2026).
“Ya, saya ingatkan adik-adik saya, junior-junior yang memegang kepemimpinan di TNI dan di mana-mana, saya ingatkan bahwa sebagai pemimpin kita harus berani menegakkan disiplin ke dalam dan memberi contoh ke dalam,” kata Prabowo.
Presiden juga mengingatkan seluruh lembaga negara, termasuk TNI, agar terus melakukan pembenahan, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat profesionalitas. Menurutnya, persoalan penyelewengan, ketidakdisiplinan, dan korupsi dapat menjadi tantangan bagi berbagai institusi.
“Kalau ada umpamanya tambang-tambang ilegal, biasanya itu dapat backing. Dapat perlindungan. Dari siapa? Ya, dari mereka yang punya kekuasaan, kan,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa setiap bentuk penyelewengan dan kegiatan ilegal harus ditertibkan tanpa pandang bulu.
“Ini yang harus kita tertibkan. Makanya, pekerjaan Indonesia ini tidak gampang. Tapi harus kita lakukan,” tegasnya.
Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya kerap memberikan pengarahan kepada jajaran TNI, mulai dari komandan batalion hingga jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, ia menanamkan pentingnya tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
“Jadi, setiap saya kasih pengarahan kadang-kadang kepada komandan-komandan batalion ke atas, saya kasih slide-slide ini. Saya paparkan. ‘Kamu mau negaramu seperti ini terus?’” ungkapnya.
Menurut Prabowo, generasi penerus memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, ia menilai pembenahan kelembagaan harus menjadi perhatian bersama.
“Karena kamu nanti yang akan ambil alih. Kalau ini diteruskan, susah Indonesia bertahan. Jadi, itu tantangannya. Memang benar. Semua institusi harus kita revitalisasi. Dan ini butuh leadership yang bagus dari pejabat-pejabat yang memimpin,” sambung Prabowo.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta menjaga profesionalitas seluruh institusi negara.
(R/L)
















