BANDAR LAMPUNG, 18 Oktober 2026— Himpunan Keluarga Semende Lembak (HKSL) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I di Gedung Serba Guna (GSG) MAN 1 Bandar Lampung, Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung melalui dr. Imam Ghozali, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), yang hadir mewakili Gubernur Lampung.
Mengusung semangat persatuan dan keberlanjutan organisasi, Mubes I menjadi forum penting bagi keluarga besar Semende Lembak untuk mengevaluasi kepengurusan periode 2022–2026, menentukan kepemimpinan baru, serta merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutan Gubernur Lampung yang disampaikan dr. Imam Ghozali, Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi kontribusi HKSL dalam menjaga tradisi, mempererat persaudaraan, dan membangun kepedulian sosial. Pembangunan daerah, menurut pesan tersebut, tidak hanya membutuhkan kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga fondasi sosial yang kuat melalui pelestarian budaya, penguatan solidaritas, dan keterlibatan aktif masyarakat.
Nilai-nilai adat Semende Lembak dipandang sebagai bagian dari kekayaan budaya yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi muda. Karena itu, HKSL diharapkan terus mengembangkan peran sebagai wadah pelestarian identitas kultural sekaligus mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial-keagamaan, dan penguatan harmoni di tengah keberagaman.
Sejak berdiri pada 2022, HKSL Lampung di bawah kepemimpinan Drs. H. Umran Harun, M.Ag., telah melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain santunan anak yatim dan piatu, bantuan bagi korban kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, pelestarian tradisi Rudat Semende, buka puasa bersama, serta pengajian rutin mingguan. Kegiatan tersebut mencerminkan upaya organisasi dalam menerjemahkan nilai persaudaraan menjadi aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana Mubes I, Realisasi, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Pelaksana Wajihudin, S.Sos., menegaskan bahwa musyawarah besar ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum konsolidasi, evaluasi, dan regenerasi organisasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan profesionalisme, memperluas partisipasi anggota, serta memastikan kesinambungan program pelestarian budaya dan pengabdian sosial.
Sementara itu, Ketua Umum HKSL periode 2022–2026, Drs. H. Umran Harun, M.Ag., didampingi Sekretaris Deni Muttaqin Hanan beserta jajaran pengurus, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pengurus selama periode kepemimpinannya. Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat menjadi modal bagi kepengurusan berikutnya untuk membawa HKSL semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.
Mubes I turut dihadiri Penasihat HKSL Ir. Fakhrudin AS, anggota Dewan Pembina Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., dan Drs. Zahral Mutzaini, M.M., Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Lampung H. Darussalam, S.H., M.H., Ketua Hikam Lampung Ir. Parsah Jamseri, serta sejumlah tokoh masyarakat Semende Lembak.
Penyelenggaraan Mubes I menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan, tetapi juga oleh kemampuan menjaga nilai-nilai luhur, membangun tata kelola yang baik, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat persaudaraan dan kolaborasi, HKSL Lampung diharapkan terus menjadi bagian dari kekuatan sosial yang merawat kebudayaan, memperkokoh persatuan, dan mendukung pembangunan daerah yang inklusif serta berkelanjutan.(R/L)
















